Analisis Materi
Materi
: Suhu, Kalor, Hukum Temodinamika dan Penerapannya dalam Teknologi
Kompetensi Dasar SMP :
3.7 Memahami konsep suhu, pemuaian, kalor, perpindahan kalor,dan penerapannya
dalam mekanisme menjaga kestabilan suhu
tubuh pada manusia dan hewan serta dalam kehidupan sehari-hari
Kompetensi Dasar SMA : 3.9 Mendeskripsikan hukum-hukum termodinamika dan
penerapannya dalam teknologi
|
No
|
Materi
|
Miskonsepsi
|
Konsep yang benar
|
Pendekatan/Strategi/Metode
|
Media
|
|
|
SMP
|
SMA
|
|||||
|
1
|
·
Suhu
dan Panas
|
|
Benda yang
memiliki suhu lebih tinggi mempunyai panas yang lebih tinggi pula.
Sumber : Paul Suparno.
|
Panas atau tidaknya
suatu benda tergantung pada massa dan kapasitas kalornya masing – masing.
Sebuah besi 10
gram dan alumunium dengan massa 10 kg dipanaskan dari 0oC . besi
yang beratnya lebih ringan membutuhkan panas sampai 100 oC.
Sedangkan alumunium hanya 10oC saja panasnya dapat menyamakan
panas besi.
|
Metode
Praktikum membandingkan panas antara
besi dan alumunium
|
Ø
Papan
tulis
Ø
LCD
Ø
Laptop
Ø
Buku
cetak
LKS SMP
Alat dan bahan :
1.
10
gram besi
2.
100
gram aluminium
3.
Spiritus
4.
korek
api
5.
penjepit
plastik
|
|
2.
|
Siswa sering
menganggap bahwa panas dan temperatur adalah hal
yang sama.
Sumber: http://www.newton.dep.anl.gov/
|
Suhu adalah
ukuran dari energi panas yang dimiliki oleh hanya bagian dari zat yang berada
dalam kontak dengan sensor suhu.
Panas adalah
ukuran dari energi panas total yang dimiliki oleh seluruh substansi.
Jelas berbeda
sekali antara suhu dan panas.
|
Metode ceramah
|
Ø
Papan
tulis
Ø
LCD
Ø
Laptop
Ø
Buku
cetak
|
||
|
3.
|
Beberapa siswa
beranggapan bahwa bila panas diberikan pada air yang mendidih dengan cepat,
maka suhu air yang mendidih itu akan bertambah.
Sumber: http://arsyadriyadi.blogspot.com
|
Suhu tetap tidak
naik sampai semuanya menjadi gas. Dengan kata lain, saat proses perubahan
wujud, suhu tetap meski panas ditambah
|
|
LKS SMP
1.
Gelas
2.
Air
panas
3.
Air
4.
termometer
|
||
|
4.
|
Suhu dan Panas
|
|
Siswa menganggap
bahwa lebih mudah untuk mendidihkan air panas di dalam sebuah gelas dengan
menuangkan air mendidih di dalam sebuah panci yang besar ke air dalam gelas
tersebut, daripada mendidihkan air yang sama panasnya di dalam teko yang
berisi air sampai separuh teko dan kemudian disumbat rapat-rapat, dengan
memakai batu es.
Sumber: http://www.scribd.com/doc/58152922/Miskonsepsi-Dalam-Pembelajaran-Fisika
|
air yang
dituangkan air panas di dalam gelas itu tidak akan pernah mendidih,sedangkan
air panas di dalam teko berpantat bundar yang mulutnya di sumbat itu akan mendidih,
sebab air es itu akan mengembun. Sebagian dari uap air di atas permukaan air
panas di dalam teko yang dijungkirkan itu. Sehingga menurunkan tekanannya dan
menyebabkan air panas itu mendidih.
|
Metode Praktikum.
|
LKS SMP
Alat dan bahan :
1.
air
2.
air
panas
3.
teko
4.
batu
es
5.
|
|
5.
|
|
Mesin Kalor & Mesin Pendingin
|
Siswa seringkali
beranggapan bahwa mesin kalor hanyalah konsep abstrak yang tidak ada dalam
kehidupan sehari-hari, bahkan siswa menganggap bahwa siklus kalor pada mesin
kalor dan mesin pendingin adalah sama.
Sumber :
|
Mesin kalor
merupakan perlatan yang menggunakan prinsip perpindahaan kalor
dari reservoir bersuhu tinggi ke reservoir bersuhu rendah dan
menghasilkan kalor/panas dan sesuai dengan teori kelvin-planck. Banyak
sekali penerapan dari mesin kalor dalam kehidupan sehari-hari , antara lain :
mesin sepeda motor,mesin mobil.
Siklus mesin
kalor dan dingin berbeda. Siklus mesin dingin merupakan kebalikan dari mesin
kalor.
|
Praktikum membuat Thermogenerator
|
SMA
LKS
Tujuan
Pembelajaran : Alat dan bahan
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar