KATA PENGANTAR
Puji dan syukur saya panjatkan kepada Allah Swt. Karena
atas berkat rahmat dan karunianya, saya dapat menyelesaikan makalah pendidikan
jasmani ini dengan judul : 1000 langkah melalui jogging. Dalam makalah ini,
saya bermaksud untuk mengajak para pembaca makalah ini, untuk melakukan 1000
langkah setiap hari melalui jogging. Makalah ini ditujukan untuk memenuhi tugas
akhir semester pada mata kuliah pendidikan jasmani dan kesehatan rohani.
Selain itu saya mengajak para pembaca semua untuk sadar
akan pentingnya jogging bagi kesehatan kita dan juga bagi jiwa kita. Dalam
penulisan makalah ini, saya menyadari banyak kesulitan-kesulitan yang saya
hadapi. Namun berkat dorongan dari keluarga
dan teman-teman prodi pendidikan fisika universitas sriwijaya saya mampu
menyelesaikan makalah ini dengan sebaik-baiknya.
Saya
menyadari, bahwa makalah
ini masih jauh untuk mencapai kriteria sempurna. Ini dikarenakan saya pun memiliki keterbatasan
kemampuan , serta keterbatasan-keterbatasan lainnya. Semoga, makalah ini dapat memberi manfaat bagi
pembaca pada umumnya, dan khususnya bagi saya sebagai penulis.
Palembang,
01 November 2011
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sekarang ini banyak orang melakukan berbagai macam olahraga untuk menjaga kesehatan tubuh mereka dan agar tubuh terhindar dari berbagai macam penyakit. Ada berbagai macam olahraga salah satunya adalah olahraga lari kecil (Jogging ) .
Lari (jogging) adalah olahraga yang menyehatkan. Olahraga murah yang tak butuh tempat yang luas dan tak butuh perlengkapan yang rumit. Olahraga ini biasa dilakukan oleh siapa saja tua, muda, kaya, dan miskin.
Oleh karena itulah saya mengambil bahasan tentang Lari (jogging) dan memberinya judul ”1000 langkah melalui jogging” . Karena dengan bergerak 1000 langkah sehari melalui jogging, tubuh akan senantiasa bugar dan tidak mudah terserang akan penyakit.
1.2
Rumusan Masalah.
Berdasarkan latar belakang masalah, maka saya hanya
mengulas beberapa rumusan masalah, yaitu:
1.
Bagaimana sejarah munculnya jogging?
2.
Apa yang dimaksud dengan lari (jogging)
3.
Apa manfaat
Lari (jogging) Bagi kesehatan tubuh manusia?
4. Apa saja hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum dan
setelah jogging?
1.3
Tujuan .
1. Menyelesaikan tugas akhir semester pendidikan
jasmani dan kesehatan rohani.
2. Mengetahui sejarah jogging dan
manfaatnya.
3. Mengetahui hal-hal yang
perlu diperhatikan dalam melakukan jogging.
BAB II
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
2.1 Sejarah Jogging.
Jogging, sebagai aktivitas berjalan di atas jarak
pada kecepatan yang diukur, telah ada sejak awal manusia. Pada zaman dahulu, Para penghuni gua
paling awal sudah tahu bahwa tidak aman untuk berada
di alam liar setelah gelap, tahu dari posisi matahari terbenam. Para
pemburu, yang sering harus bersaing dengan
mangsanya dalam jarak jauh sebelum memiliki kesempatan untuk
menyerang, juga belajar seni bergerak dengan kecepatan lebih cepat daripada
berjalan melalui jarak jauh. Dari sinilah lari mulai digunakan.
Ketika pemukiman manusia pertama muncul di
Afrika pra sejarah dan masyarakat mulai berinteraksi satu
sama lain, jarak yang luas harus dilalui dari satu tempat ke
tempat lain membuat perjalanan pada orang-orang berfikir untuk
memilih lari sebagai jalan yang lebih efisien. Mungkin
itu resep bagi bangsa-bangsa Afrika sukses memiliki sejarah dalam lari jarak
menengah dan lari jarak jauh.
Tapi semua ini hanya cara untuk melalui
jarak dalam waktu singkat. Jogging
sebagai bentuk olahraga dan latihan fisik datang ke keberadaan dengan Roma awal
dan Yunani yang menggunakan jarak berjalan lambat sebagai bentuk pelatihan
tentara mereka. Karena kedua
budaya juga mendorong olahraga, atlet menemukan jogging sebagai cara untuk
tetap fit dan meningkatkan daya tahan.
Jika kita melakukan jogging pada jarak jauh untuk batas-batasnya, bentuk formal
pertama dari jogging adalah maraton dari Olimpiade kuno. Jogging telah terbentuk dari Eropa Abad Pertengahan. Ini menjadi awal bahwa kebugaran fisik individu menjadi penting. Trek dan lapangan olahraga telah
menyebar di seluruh Eropa dan sejak belum ada program pelatihan khusus atau
peralatan atlet hanya menggunakan beban untuk membangun otot-otot mereka dan
jogging jarak jauh untuk membangun stamina mereka. Satu-satunya cara untuk ketahanan ini
untuk dikembangkan adalah dengan jogging.
Penyebutan pertama dari jogging di cetak adalah
pada tahun 1593 William
Shakespeare menulis dalam Taming dari Shrew , "Anda mungkin akan sesekali
joging sepatu bot Anda yang hijau". makna kata hijau 'baru', dengan
demikian, joging ketika Anda segar, atau ketika Anda yang paling siap atau
mampu berjogging.
Etimologi dari kata jogging diketahui, tetapi mungkin terkait
dengan shog atau penemuan baru di abad keenam
belas. Istilah "jogging" sering
digunakan dalam bahasa Inggris dan literatur Amerika Utara untuk menggambarkan
gerakan cepat singkat, baik disengaja atau tidak disengaja. Richard Jefferies, seorang naturalis
Inggris, menulis tentang "lari", menggambarkan mereka sebagai
orang-orang yang bergerak cepat disingkat orang lain selain saat mereka lewat.
Istilah untuk joging mengacu pada
bentuk latihan,
berasal dari Inggris pada pertengahan abad ke-XVII. Penggunaan ini menjadi umum di seluruh Kerajaan
Inggris , dan pada tahun 1884 penulis Australia Rolf
Boldrewood menulis "gorden kamar tidur anda masih tertarik ketika aku lewat
di lari pagi saya".
Di Amerika
Serikat joging disebut "perbaikan jalan" ketika atlet dalam
pelatihan, seperti petinju , lazim berlari beberapa kilometer
setiap hari sebagai bagian dari pengkondisian mereka. Di Selandia
Baru selama tahun 1960 atau 1970-an kata "perbaikan jalan" sebagian
besar digantikan oleh "jogging" dipromosikan oleh pelatih Arthur
Lydiard , yang dikreditkan dengan
mempopulerkan jogging. Ide
dari jogging sebagai kegiatan terorganisir diperdebatkan dalam sebuah artikel
halaman olahraga di Selandia Baru Herald pada bulan Februari 1962, yang
menceritakan sekelompok mantan atlet dan penggemar kebugaran yang akan bertemu
seminggu sekali untuk menjalankan untuk "kebugaran dan keramahan".
Mereka
yang senang jogging,dinyatakan
dalam surat kabar bahwa
klub pecinta jogging dapat
disebut “Auckland
Joggers Club" yang
dianggap penggunaan pertama dari "pelari" pertama. University
of Oregon melacak pelatih Bill
Bowerman , setelah jogging dengan Lydiard di Selandia Baru, membawa
konsep jogging
sebagai latihan ke Amerika Serikat pada tahun 1962. Bowerman menerbitkan buku pada tahun
1966 Jogging, dan kemudian diperbarui buku untuk
publikasi 1967. Bowerman mendirikan program jogging untuk pria dan wanita dari
segala usia.
Popularitas dari program
ini membantu untuk menyebarkan konsep jogging, sebagai latihan
bagi semua orang, seluruh Amerika Serikat. Banyak
joging dan klub berjalan mulai di seluruh dunia. The "MABAC" Menjalankan Liga
mungkin pelopor jalan berjalan di Inggris, didirikan pada tahun 1977. Penggerak utama adalah Alan
Blatchford, yang mengorganisir kelompok berjalan pada Pesawat Corporation
Inggris di Weybridge (sekarang British Aerospace). Ralph Henley membawa pelari dari
Matius Arnold Sekolah, Ashstead.
Lari didefinisikan sebagai
cara tercepat bagi hewan dan manusia untuk bergerak dengan Kaki. Lari Jogging
adalah Lari yg dilakukan santai atau Jalan yang di lakukan cepat.Lari (Jogging)
merupakan suatu olah raga kecil yang bisa dilakukan oleh siapa saja.Dengan
gerakan sederhana Seperti berjalan kaki cepat atau lari kecil dengan jarak
antara 1-3 km atau dengan waktu 10-20 menit.
Lari
(Jogging) bisa dilakukan di mana saja. Bisa di
perumahan, di lapangan yang luas, atau jika anda ingin tempat khusus, bisa
dilakukan di track arena lari di Gedung Olah Raga. Dimanapun anda melakukannya,
tidak menjadi masalah, yang penting bisa bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
2.3 Manfaat Jogging bagi kesehatan
Manfaat lebih yang kita akan rasakan apabila
kita melakukannya di pagi hari adalah kita bisa merasakan angin lembut yang
bertiup di sekitar tubuh ,udara yang msih segar juga dapat mendengarkan suara
burung berkicau dan suara air yang mengalir di sekitar kita. Selama Jogging
kita juga dapat merasakan perasaan senang oleh pemandangan alam yang terlihat.
Jogging juga memberikan keuntungan penuh bagi seluruh kesehatan tubuh kita, beberapa manfaat jogging yaitu :
1. Peningkatan sirkulasi darah, mengurangi risiko serangan jantung.
Jogging juga memberikan keuntungan penuh bagi seluruh kesehatan tubuh kita, beberapa manfaat jogging yaitu :
1. Peningkatan sirkulasi darah, mengurangi risiko serangan jantung.
2. Mempercepat sistem pencernaan dan membantu Anda menyingkirkan masalah pencernaan.
3. Membantu menghilangkan depresi.
Ternyata menurut penelitian bergerak badan
dengan berjalan kaki cepat atau Jogging juga bisa membantu pasien dengan status
depresi menetralkan depresinya.Lari (Jogging) bisa menggantikan obat
antidepresan yang harus diminum rutin.
4. Meningkatkan kapasitas untuk bekerja dan mengarahkan pada kehidupan yang aktif.
Selain berat badan dipertahankan stabil, mereka
yang mulai kelebihan berat badan, bisa diturunkan dengan melakukan kegiatan
Lari (Jogging) itu secara rutin. Kelebihan lemak di bawah kulit akan dibakar bila
rajin melakukan kegiatan berjalan kaki cukup laju paling kurang satu jam.
6. Meredakan encok lutut.
Lebih
sepertiga orang usia lanjut di Amerika mengalami encok lutut (osteoarthiris).
Dengan membiasakan diri untuk berlari( Jogging) berjalan kaki cepat atau
memilih berjalan di dalam kolam renang, keluhan nyeri encok lutut bisa mereda.
Untuk mereka yang mengidap encok lutut, kegiatan berjalan kaki perlu dilakukan
berselang-seling, tidak setiap hari. Tujuannya untuk memberi kesempatan kepada
sendi untuk memulihkan diri. Jogging
mengencangkan otot kaki, paha dan punggung.
7. Mencegah osteoporosis.
8. Membuat tidur lebih nyenyak .
Jika Anda
memiliki nafsu makan yang rendah, jogging membantu meningkatkan nafsu makan.
Peredaran darah yang lancar serta metabolisme yang menjadi normal menjadikan
nafsu makan berubah menjadi lebih baik. Penurunan depresi juga menjadi salah
satu penyebab ‘kembalinya’ nafsu makan Anda.
10. Melawan penuaan.
penuaan.
11. Membangun kepercayaan diri.
2.4
Hal yang harus diperhatikan.
1. Pakaian Dan Sepatu
Pakaian yang Anda kenakan harus sesuai dengan
udara saat itu. Saat udara hangat, celana pendek dan t-shirt cukup nyaman untuk
dikenakan. Namun, jika Anda melakukan rute yang jauh tak ada salahnya membawa
pakaian ekstra di tas kecil, untuk berjaga-jaga jika udara jadi buruk. Pilih
pakaian yang dapat memberikan ventilasi bagus, hindari yang penuh jahitan,
bertepi tajam atau yang membungkus dengan ketat.
Sedang untuk sepatu,
kenakan yang lembut dan nyaman, tapi dengan bentuk yang pas dan cocok di kaki.
Pilih yang alasnya dapat ditekuk dengan lentur dalam pergerakan kaki Anda tapi
cukup mendukung saat terhentak dengan tanah, sehingga tidak membuat Anda
terpeleset.
Banyak
yang bilang kalau jogging yang sehat itu adalah tanpa mengenakan alas kaki,,
tapi,sebenarnya itu salah, Berlari atau joging tanpa alas kaki justru akan
mempermudah cedera pada lutut dan pergelangan kaki. Terutama, bila dilakukan di
landasan yang keras, misalnya aspal. Selain itu, juga akan membuat lengkung
telapak kaki (foot arch) menjadi turun. Dalam batas-batas tertentu, joging
tanpa alas kaki memang dapat membantu meregangkan otot-otot telapak kaki,
sekaligus memperkuatnya. Akibatnya, peredaran darah jadi lebih baik. Namun,
bila dilakukan dalam waktu yang panjang, kebiasaan ini malam menjadi beban bagi
keki.
Apalagi
bila pelakunya memiliki berat badan berlebih atau mengalami gangguan bentuk
telapak kaki. Di situlah pentingnya sepatu dalam membantu telapak kaki yang
bermasalah, misalnya flatfoot, high arch foot, tip toe, dan lain-lain.
Penggunaan sepatu dapat mencegah terjadinya gangguan kesehatan yang ditimbulkan
akibat tekanan besar dan lama, akibat bertelanjang kaki.
2. Rute Dan Sesi Jogging
Jogging dapat ditempuh dalam berbagai cara :
Jarak yang panjang antara 2-20 km dalam kecepatan biasa; Jarak 3-6 km dalam
kecepatan tinggi; Jogging dengan kecepatan sedang ditempuh dalam 4-8 kg.
3. Bagaimana Melakukan Sesi Jogging
Anda sebaiknya bergerak dengan lambat dengan
usaha kecil yang pertama dalam beberapa ratus meter untuk pemanasan otot anda.
Lalu perlahan-lahan tambahkan kecepatan Anda. Kalau Anda sudah melakukan
setengah rute, Anda bisa berlari lebih cepat sesuai kemampuan Anda. Jika rute
cukup panjang, Anda bisa mengambil dua atau tiga dorongan dengan kapasitas yang
hampir penuh. Untuk jarak ratus meter terakhir lambatkan gerakan lari Anda.
4. Peregangan Tubuh Dan Setelah Beberapa Sesi
Sangat disarankan
untuk melakukan peregangan sebelum melakukan sesi jogging, dan bukan hanya pada
otot kaki Anda, tapi juga keseluruhan tubuh, lakukan selama 2 menit sebelumnya
dan 3-4 menit setelahnya.
5. Kapan Dan Seberapa Sering
Jika jogging hanya
satu-satunya aktivitas olahraga yang dilakukan, melakukannya tiap dua hari
sekali adalah ukuran idelnya. Itu sudah cukup untuk memberikan seluruh
keuntungan bagi kesehatan dan meningkatkan kondisi, dan daya tahan tubuh Anda.
Tapi jika Anda mengkombinasikan jogging dengan olah raga lain, lakukan seminggu
dua kali cukup baik bagi kesehatan. Mungkin Anda merasa lapar saat akan
melakukan jogging, tapi sebaiknya jangan melakukannya setelah makan. Anda bisa
melakukannya kapanpun sepanjang hari, tapi lebih baiknya melakukan jogging
sebagai kegiatan pertama di pagi hari.
6. Bagaimana Memulainya
6. Bagaimana Memulainya
Jika Anda tak biasa melakukan latihan fisik,
sebelum memulai jogging, alangkah baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter.
Anda mungkin memiliki masalah kesehatan, yang tidak disarankan untuk melakukan
jogging, atau yang mesti Anda pertimbangkan jika melakukan jogging. Untuk
pertama-tama, sebaiknya Anda berlari-lari di tempat selama 10 menit. Lalu Anda
dapat menambah waktu, jarak dan kecepatan setelah terbiasa.
BAB IV
PENUTUP
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa Lari (jogging) apalagi di pagi hari sangat banyak manfaatnya. Selain dapat menyehatkan fisik lari pagi juga dapat menghilangkan depresi dan gangguan fisikologis lainnya. Berbagai macam penyakit pun bisa di cegah, seperti jantung,osteoporosis dan yang paling penting adalah dapat memperpanjang angka harapan hidup bagi manusia.
Selain itu dalam
melakukan olahraga apapun termasuk jogging, ada hal-hal yang perlu agar
olahraga yang kita lakukan tidak sia-sia.
3.2 Saran
Saya
menyarankan kepada pembaca agar menyukai olahraga lari (jogging). Karena lari
(jogging) merupakan olahraga sederhana yang memiliki manfaat sangat banyak bagi
kesehatan jasmani dan rohani ditambah apabila jogging itu dilakukan di pagi
hari ketika udara masih bersih dan segar.
DAFTAR PUSTAKA
1. Henderson, Joe. 1997. Cara Terbaik Olahraga lari. Jakarta : Raja Grafindo Persada.
2. Muluk, Dangsina. 1984. Kesehatan dan Olahraga. Jakarta : FK-UI.
3. Arma, Abdullah. 1981. Olahraga Untuk Perguruan Tinggi. S.l : Sastra Hudaya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar